Kantor berita Reuters melaporkan, saham situs yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu sempat turun sebesar USD28,65, sebelum ditutup pada USD28,84 atau turun 9,6% dibanding sehari sebelumnya. Menurut koresponden teknologi BBC Rory Cellan-Jones, penurunan tidak terlepas dari debut harga saham Facebook yang memang langsung melemah.
Di bagian lain,Wall Street Journal melaporkan, penurunan saham Facebook diperkirakan karena investor khawatir masa depan situs tersebut terutama terkait rencana masuk ke pasar smartphone dan perangkat mobile lainnya guna menggenjot pendapatan. Pasalnya pasar tersebut kini sudah didominasi oleh perusahaan saingan yakni Google Inc dan Apple Inc.
“Situasi tersebut adalah perubahan yang luar biasa dari beberapa pekan terakhir, ketika penjualan saham Facebook melebihi ekspektasi,” ujar dia setempat. Sejak melantai di bursa, kapitalisasi pasar perusahaan berusia delapan tahun itu telah bertambah hingga menjadi USD104 miliar.IPO tersebut juga disebut-sebut sebagai yang terbesar kedua setelah Visa Inc.
Tetapi,merosotnya harga saham Facebook akibat pilihan perdagangan. Sementara, jejaring sosial terbesar di Rusia,VKontakte, menyatakan menunda bahwa rencana IPO karena khawatir perusahaan dapat tertimpa masalah yang sama dengan Facebook.“ IPO Facebook telah merusak keyakinan dari investor swasta terhadap situs jejaring sosial,” ungkap Chief Exe-cutive Officer VKontakte, Pavel Durov, dalam pernyataan resminya di situs microblogging Twitter.
Hanya kurang dari dua pekan setelah penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), Facebook Inc kini kehilangan 25% nilai pasar atau setara dengan USD25 miliar.
Hal tersebut disebabkan anjloknya saham situs jejaring sosial terbesar di dunia itu di bawah USD29 untuk pertama kalinya pada penutupan perdagangan Selasa (29/5). Angka sebesar itu jauh di bawah harga saat IPO pada 18 Mei lalu yang dibuka sebesar USD38 per saham dan menjadikan nilai pasar perusahaan berkode FB itu menjadi USD104 miliar.
“Facebook jelas melihat pasar smartphone sehingga berusaha menjadi lebih terintegrasi secara vertikal dengan penggunanya.Mereka hanya tidak ingin aplikasi seperti itu menjadi milik Google atau Apple,”papar Chairman Jacob Internet Fund,Ryan Jacob. Dia menambahkan, spekulasi bahwa Facebook tengah berkecimpung di luar keahlian utamanya telah mengganggu beberapa investor.
Wednesday, May 30, 2012
Menjelang Dekatnya Puasa Ramadhan Pedagang Malaysia Borong Mukena Bordir Buatan Pengrajin Sumut
Mengutip pernyataan pedagang dari Malaysia, Rahma menyebutan, mukena dan selendang khususnya yang dibordir sangat disukai konsumen Malaysia.
Harga mukena dan selendang yang dibordir itu dijual mahal.
Kalau di Medan misalnya dibeli mereka di kisaran harga Rp1,5 juta--Rp1,8 juta per set (kain dan mukena), maka pedagang Malaysia itu bisa menjual di Malaysia Rp3 juta hingga Rp4 juta.
"Untung mereka cukup besar," katanya.
Pedagang Malaysia itu semakin untung besar, karena ketika memasuki Medan mereka juga berdagang barang-barang buatan Malaysia khususnya sepatu dan sandal merek Vincci yang cukup digemari warga Sumut.
Rahma mengakui, meningkatnya permintaan dari pedagang Malaysia itu, membuat pedagang di Pajak Ikan Lama dan di pasar lainnya juga memesan banyak produk tersebut ke pengrajin di Sumut dan Sumbar.
Biasanya, kata dia, para pedagang sudah memiliki pengrajin mukena dan selendang masing-masing sehingga ketika banyak pesanan, permintaan itu bisa dipenuhi.
Kepala Dinas UKM dan Koperasi Sumut, Joni Pasaribu, mengatakan, hasil kerajinan termasuk bordiran memang menjadi salah satu andalan usaha UKM dan koperasi di Sumut.
Sejak dulu, kerajinan bordiran sudah menembus pasar luar negeri khususnya Malaysia meski sebagian besar diperdagangkan dalam bentuk kecil-kecilan, katanya.
Pedagang Malaysia mulai memborong mukena dan selendang dengan hiasan bordir buatan pengrajin Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyusul semakin dekatnya Puasa Ramadhan.
"Sudah banyak pedagang Malaysia datang ke Medan untuk membeli dan memesan secara partai besar mukena dan selendang yang dibordir," kata Ny Rahma pedagang grosir pakaian muslim di Pajak Ikan Lama, Medan, Rabu.
Pesanan itu untuk kebutuhan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri yang jatuh pada Juli dan Agustus.
Menurut dia, warga Malaysia sejak dulu memang paling menyukai mukena dan selendang buatan pengrajin Sumut dan Sumbar yang banyak dipasarkan di Medan.
Harga mukena dan selendang yang dibordir itu dijual mahal.
Kalau di Medan misalnya dibeli mereka di kisaran harga Rp1,5 juta--Rp1,8 juta per set (kain dan mukena), maka pedagang Malaysia itu bisa menjual di Malaysia Rp3 juta hingga Rp4 juta.
"Untung mereka cukup besar," katanya.
Pedagang Malaysia itu semakin untung besar, karena ketika memasuki Medan mereka juga berdagang barang-barang buatan Malaysia khususnya sepatu dan sandal merek Vincci yang cukup digemari warga Sumut.
Rahma mengakui, meningkatnya permintaan dari pedagang Malaysia itu, membuat pedagang di Pajak Ikan Lama dan di pasar lainnya juga memesan banyak produk tersebut ke pengrajin di Sumut dan Sumbar.
Biasanya, kata dia, para pedagang sudah memiliki pengrajin mukena dan selendang masing-masing sehingga ketika banyak pesanan, permintaan itu bisa dipenuhi.
Kepala Dinas UKM dan Koperasi Sumut, Joni Pasaribu, mengatakan, hasil kerajinan termasuk bordiran memang menjadi salah satu andalan usaha UKM dan koperasi di Sumut.
Sejak dulu, kerajinan bordiran sudah menembus pasar luar negeri khususnya Malaysia meski sebagian besar diperdagangkan dalam bentuk kecil-kecilan, katanya.
Pedagang Malaysia mulai memborong mukena dan selendang dengan hiasan bordir buatan pengrajin Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyusul semakin dekatnya Puasa Ramadhan.
"Sudah banyak pedagang Malaysia datang ke Medan untuk membeli dan memesan secara partai besar mukena dan selendang yang dibordir," kata Ny Rahma pedagang grosir pakaian muslim di Pajak Ikan Lama, Medan, Rabu.
Pesanan itu untuk kebutuhan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri yang jatuh pada Juli dan Agustus.
Menurut dia, warga Malaysia sejak dulu memang paling menyukai mukena dan selendang buatan pengrajin Sumut dan Sumbar yang banyak dipasarkan di Medan.
Permintaan Minyak Sawit Mentah (CPO) dari India dan China ke Sumatera Utara Terus Meningkat
Sebelumnya pasar ekspor CPO Sumut adalah ke Eropa.Permintaan yang semakin banyak itu diyakini kuat masih berlangsung hingga akhir tahun.
"Permintaan CPO semakin banyak khususnya dari China dan India dan itu menggairahkan pengusaha di tengah fluktuasi harga komoditas itu akibat berbagai faktor termasuk kebijakan AS," kata pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Laksamana Adiyaksa, di Medan, Rabu.
Sejak beberapa tahun terakhir, kata dia, dua negara itu memang menjadi pasar utama CPO Sumut bahkan secara nasional dan dunia menyusul semakin besarnya kebutuhan atas golongan barang tersebut dan membaiknya perekonomian negara tersebut.
"Kondisi itu dipastikan meningkatkan devisa Sumut mengingat golongan barang tersebut juga menjadi ekspor utama," katanya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno, menyebutkan, pada triwulan I 2012 devisa Sumut dari lemak dan minyak hewan/nabatu sudah sebesar 1,112 miliar dolar AS .
Devisa itu naik 32,08 persen dibandingkan periode sama 2011 yang masih 82,639 juta dolar AS.
Meningkatnya perolehan devisa ekspor lemak dan minyak hewan/nabati pada triwulan I 2012 itu menyebabkan kontribusi golongan barang tersebut terhadap total nilai ekspor Sumut semakin besar atau sebesar 42,18 persen.
Golongan barang itu juga menjadi penyumbang terbesar dalam devisa Sumut yang pada triwulan I sudah mencapai 2,638 miliar dolar AS.
Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia, Derom bangun, mengatakan, tahun ini, India diperkirakan akan membeli 7,1 juta ton CPO atau naik dari tahun lalu yang masih 6,75 juta ton CPO.
Mengingat produksi CPO Indonesia masih mendominasi, dimana tahun ini diperkirakan mencapai 25 juta ton lebih, maka India akan lebih banyak membeli ke Indonesia. Setelah India, pasar potensal CPO nasional adalah China, katanya.
"Permintaan CPO semakin banyak khususnya dari China dan India dan itu menggairahkan pengusaha di tengah fluktuasi harga komoditas itu akibat berbagai faktor termasuk kebijakan AS," kata pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Laksamana Adiyaksa, di Medan, Rabu.
Sejak beberapa tahun terakhir, kata dia, dua negara itu memang menjadi pasar utama CPO Sumut bahkan secara nasional dan dunia menyusul semakin besarnya kebutuhan atas golongan barang tersebut dan membaiknya perekonomian negara tersebut.
"Kondisi itu dipastikan meningkatkan devisa Sumut mengingat golongan barang tersebut juga menjadi ekspor utama," katanya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno, menyebutkan, pada triwulan I 2012 devisa Sumut dari lemak dan minyak hewan/nabatu sudah sebesar 1,112 miliar dolar AS .
Devisa itu naik 32,08 persen dibandingkan periode sama 2011 yang masih 82,639 juta dolar AS.
Meningkatnya perolehan devisa ekspor lemak dan minyak hewan/nabati pada triwulan I 2012 itu menyebabkan kontribusi golongan barang tersebut terhadap total nilai ekspor Sumut semakin besar atau sebesar 42,18 persen.
Golongan barang itu juga menjadi penyumbang terbesar dalam devisa Sumut yang pada triwulan I sudah mencapai 2,638 miliar dolar AS.
Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia, Derom bangun, mengatakan, tahun ini, India diperkirakan akan membeli 7,1 juta ton CPO atau naik dari tahun lalu yang masih 6,75 juta ton CPO.
Mengingat produksi CPO Indonesia masih mendominasi, dimana tahun ini diperkirakan mencapai 25 juta ton lebih, maka India akan lebih banyak membeli ke Indonesia. Setelah India, pasar potensal CPO nasional adalah China, katanya.
PT Adaro Energy Tandatangani Perjanjian dengan PT Bhakti Energi Persada
Jakarta-Indonesia, Pada 2010, Adaro Energy menunjuk Marston, perusahaan geologis international yang berasal dari St. Louis Missouri, Amerika Serikat, melakukan studi untuk memeriksa asumsi teknikal tertentu yang digunakan oleh SRK dalam laporan sumber daya JORC tahun 2008 dan 2009. Estimasi Marston terhadap tonase batubara itu pada dasarnya sama dengan estimasi yang dilakukan SRK.
BEP didirikan pada 2002, memegang tujuh konsesi (IUP) batubara termal rendah kalori di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Selain itu BEP juga memiliki dua usaha transportasi di Kalimantan Timur yang memiliki jalan angkutan yang akan digunakan untuk mentransportasikan batubara BEP ke wilayah pesisir.
Ketujuh konsesi, bersama dengan konsesi-konsesi batubara yang berada di dekatnya, membentuk satu deposit batubara termal yang sangat besar. SRK Consulting (Australasia) Pty Ltd mengestimasi bahwa ketujuh konsesi BEP mengandung total sumber daya sebesar 9,53 miliar ton menurut standar JORC.
Pada 2010, Adaro Energy menunjuk Marston, perusahaan geologis international yang berasal dari St. Louis Missouri, Amerika Serikat, melakukan studi untuk memeriksa asumsi teknikal tertentu yang digunakan oleh SRK dalam laporan sumber daya JORC tahun 2008 dan 2009.
PT Adaro Energy tandatangani perjanjian opsi berjangka waktu tiga tahun untuk mengakuisisi kepemilikan pengendali atas perusahaan pertambangan batubara PT Bhakti Energi Persada (BEP).
"Kami puas dengan Perjanjian Opsi BEP yang sudah kami tandatangani. Kami meyakini BEP memiliki potensi yang bagus dalam mendukung tercapainya tujuan utama kami untuk menghasilkan nilai yang berkesinambungan dari batubara Indonesia," kata Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
Ia mengaku, pihaknya bernegosiasi selama dua tahun untuk mencapai perjanjian yang disusun secara unik guna meminimalkan resiko bagi Adaro.
"Kami gembira dengan kesempatan ini, disamping itu kami juga harus menekankan bahwa kami akan menggunakan penilaian terbaik sebelum menyuntikan dana untuk mengembangkan aset-aset BEP," katanya.
Garibaldi Thohir menambahkan, investor perusahaan seharusnya tidak mempunyai persepsi bahwa setelah Perjanjian Opsi di tandatangani, perusahaan akan langsung menempatkan modal untuk mendanai BEP.
"Kami menandatangani Opsi ini untuk bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, dan juga meminimalkan resiko bagi modal Adaro. Kami ingin memastikan bahwa resiko akuisisi dan pelaksanaan dapat diketahui jauh lebih awal," katanya.
Pemilik saat ini, kata dia, menghindari benturan kepentingan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa.
"Kami telah mempersiapkan transaksi ini selama lebih dari dua tahun. Dalam jangka waktu tersebut kami secara aktif melibatkan para pemegang saham dan meminta masukan atas ide untuk mengakuisisi BEP," paparnya.
Ia mengatakan, perseroan mendapatkan usulan-usulan yang baik, kemudian dipertimbangkan saat melakukan negosiasi dan strukturisasi transaksi BEP.
"Pesan utama yang kami terima dari pemegang saham adalah supaya transaksi dijalankan secara transparan dan memastikan harga yang wajar," kata dia.
BEP didirikan pada 2002, memegang tujuh konsesi (IUP) batubara termal rendah kalori di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Selain itu BEP juga memiliki dua usaha transportasi di Kalimantan Timur yang memiliki jalan angkutan yang akan digunakan untuk mentransportasikan batubara BEP ke wilayah pesisir.
Ketujuh konsesi, bersama dengan konsesi-konsesi batubara yang berada di dekatnya, membentuk satu deposit batubara termal yang sangat besar. SRK Consulting (Australasia) Pty Ltd mengestimasi bahwa ketujuh konsesi BEP mengandung total sumber daya sebesar 9,53 miliar ton menurut standar JORC.
Pada 2010, Adaro Energy menunjuk Marston, perusahaan geologis international yang berasal dari St. Louis Missouri, Amerika Serikat, melakukan studi untuk memeriksa asumsi teknikal tertentu yang digunakan oleh SRK dalam laporan sumber daya JORC tahun 2008 dan 2009.
PT Adaro Energy tandatangani perjanjian opsi berjangka waktu tiga tahun untuk mengakuisisi kepemilikan pengendali atas perusahaan pertambangan batubara PT Bhakti Energi Persada (BEP).
"Kami puas dengan Perjanjian Opsi BEP yang sudah kami tandatangani. Kami meyakini BEP memiliki potensi yang bagus dalam mendukung tercapainya tujuan utama kami untuk menghasilkan nilai yang berkesinambungan dari batubara Indonesia," kata Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
Ia mengaku, pihaknya bernegosiasi selama dua tahun untuk mencapai perjanjian yang disusun secara unik guna meminimalkan resiko bagi Adaro.
"Kami gembira dengan kesempatan ini, disamping itu kami juga harus menekankan bahwa kami akan menggunakan penilaian terbaik sebelum menyuntikan dana untuk mengembangkan aset-aset BEP," katanya.
Garibaldi Thohir menambahkan, investor perusahaan seharusnya tidak mempunyai persepsi bahwa setelah Perjanjian Opsi di tandatangani, perusahaan akan langsung menempatkan modal untuk mendanai BEP.
"Kami menandatangani Opsi ini untuk bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, dan juga meminimalkan resiko bagi modal Adaro. Kami ingin memastikan bahwa resiko akuisisi dan pelaksanaan dapat diketahui jauh lebih awal," katanya.
Pemilik saat ini, kata dia, menghindari benturan kepentingan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa.
"Kami telah mempersiapkan transaksi ini selama lebih dari dua tahun. Dalam jangka waktu tersebut kami secara aktif melibatkan para pemegang saham dan meminta masukan atas ide untuk mengakuisisi BEP," paparnya.
Ia mengatakan, perseroan mendapatkan usulan-usulan yang baik, kemudian dipertimbangkan saat melakukan negosiasi dan strukturisasi transaksi BEP.
"Pesan utama yang kami terima dari pemegang saham adalah supaya transaksi dijalankan secara transparan dan memastikan harga yang wajar," kata dia.
Tuesday, May 29, 2012
Telkom cooperation with the Association of Business Developmnet Service Indonesia in Kediri, East Java
Surabaya-Indonesia, in partnership, Telkom assist the development of cooperatives and SMEs through a cooperative program of Modern Indonesia, especially in the field of human resources, management, business perspective, and capital with business mentoring model of bussiness development services or business development services Indonesia.
Modern Cooperative Program has been launched by Telkom since early February 2012. In this program, Telkom to help accelerate the cooperative business through the use of information and communication technology (ICT), such as monitoring, evaluation, and data collection accurately and always new. In phase I, Telkom gives bundling the three services, namely application e-cooperatives, finchannel, and pomegranate.
Firdaus said the East Java has a huge potential in the modern co-operative program. Moreover, there are 29 400 cooperatives and 400 cooperatives has been a community channel Telkom in the modern co-operative program.
PT Telkom Indonesia took Developmnet Service Indonesia Business Association in Kediri, East Java, as co-partners. A total of 550 memorandum of understanding will be signed by Telkom and the general co-operatives journalists of Karachi as well as representatives from 38 districts / cities in East Java, on Tuesday (5/29/2012), in the village of Sugih Sane, Ngancar, Kediri.
"Until the end of 2012, the goal of 1,000 cooperatives in East Java can be incorporated in this program," he said.
"It is expected that this cooperation can implement cooperative business quickly, accurately, so the impact on improving the welfare of the members," said General Manager of the Division of Business Services Telkom Roeswandi Paradise Area of East Java, on Tuesday, in Surabaya.
Modern Cooperative Program has been launched by Telkom since early February 2012. In this program, Telkom to help accelerate the cooperative business through the use of information and communication technology (ICT), such as monitoring, evaluation, and data collection accurately and always new. In phase I, Telkom gives bundling the three services, namely application e-cooperatives, finchannel, and pomegranate.
Firdaus said the East Java has a huge potential in the modern co-operative program. Moreover, there are 29 400 cooperatives and 400 cooperatives has been a community channel Telkom in the modern co-operative program.
PT Telkom Indonesia took Developmnet Service Indonesia Business Association in Kediri, East Java, as co-partners. A total of 550 memorandum of understanding will be signed by Telkom and the general co-operatives journalists of Karachi as well as representatives from 38 districts / cities in East Java, on Tuesday (5/29/2012), in the village of Sugih Sane, Ngancar, Kediri.
"Until the end of 2012, the goal of 1,000 cooperatives in East Java can be incorporated in this program," he said.
"It is expected that this cooperation can implement cooperative business quickly, accurately, so the impact on improving the welfare of the members," said General Manager of the Division of Business Services Telkom Roeswandi Paradise Area of East Java, on Tuesday, in Surabaya.
CIMB Niaga signed a collaboration with Hadji Kalla
Makassar, Indonesia, according to Director of Banking & Coomercial CIMB Niaga Syariah Handoyo Soebali, this is not the first collaboration for both parties. Previously, through CIMB Niaga Syariah, CIMB Niaga has been providing working capital financing facilities to the Hadji Kalla. "For the primary cash management services to the Hadji Kalla, we provide online tax payment service, or e-Tax Payment via internet banking to corporations that BizChannel @ CIMB," said House Pensions Handoko Makassar Kalla, Monday (28/5).
"All we can do to make Hadji Kalla best contribute in the fulfillment of tax obligations. We hope that this cooperation could be enhanced to other types of banking services. In addition to expanding market share and further strengthen the relationship and increase fee based income," said Fatima .
PT Bank CIMB Niaga Tbk signed a cooperation with PT Hadji Kalla to service CIMB Niaga Cash Management Solutions. Hadji Kalla is the sole agent of Toyota car manufacturers to eastern Indonesia.
Through this partnership, Hadji Kalla can utilize a variety of banking services of CIMB Niaga to meet the needs of the company.
Handoyo said, with this partnership, Hadji Kalla became the first company in the city of Makassar who formed a partnership with CIMB Niaga for e-Tax payment. He hoped, this move will be followed by other companies in Indonesia. CIMB Niaga seeks to bring complete banking solution, the best, and integrated to customers and partners.
Meanwhile, President Director of Fatima Hadji Kalla Kalla said he welcomed this kersajama. Because as one of Indonesia's largest bank by assets, network and service from CIMB Niaga Hadji Kalla could make a business that already has 25 outlets. E-Tax service will be helpful, where transactions can be done alone. CIMB Niaga has the e-Tax payment cut off time for longer compared to other banks. Making it easier to manage cash flow.
"Obviously we will adjust to the needs of customers and look forward Hadji Kalla can take advantage of convenient banking services, accurate, and secure so they can stay focused on business development," he said.
Looking ahead, continued Handoyo, kerjsama will be upgraded to other services such as cash management and Virtual Account Sweeping Account, which is kind of services which enable customers in the financial management in order to more efficiently and effectively.
"All we can do to make Hadji Kalla best contribute in the fulfillment of tax obligations. We hope that this cooperation could be enhanced to other types of banking services. In addition to expanding market share and further strengthen the relationship and increase fee based income," said Fatima .
PT Bank CIMB Niaga Tbk signed a cooperation with PT Hadji Kalla to service CIMB Niaga Cash Management Solutions. Hadji Kalla is the sole agent of Toyota car manufacturers to eastern Indonesia.
Through this partnership, Hadji Kalla can utilize a variety of banking services of CIMB Niaga to meet the needs of the company.
Handoyo said, with this partnership, Hadji Kalla became the first company in the city of Makassar who formed a partnership with CIMB Niaga for e-Tax payment. He hoped, this move will be followed by other companies in Indonesia. CIMB Niaga seeks to bring complete banking solution, the best, and integrated to customers and partners.
Meanwhile, President Director of Fatima Hadji Kalla Kalla said he welcomed this kersajama. Because as one of Indonesia's largest bank by assets, network and service from CIMB Niaga Hadji Kalla could make a business that already has 25 outlets. E-Tax service will be helpful, where transactions can be done alone. CIMB Niaga has the e-Tax payment cut off time for longer compared to other banks. Making it easier to manage cash flow.
"Obviously we will adjust to the needs of customers and look forward Hadji Kalla can take advantage of convenient banking services, accurate, and secure so they can stay focused on business development," he said.
Looking ahead, continued Handoyo, kerjsama will be upgraded to other services such as cash management and Virtual Account Sweeping Account, which is kind of services which enable customers in the financial management in order to more efficiently and effectively.
Gatot M. Suwondo objection to the levy 'OJK'
JAKARTA, Indonesia, OJK is a new agency that will supervise the financial services industry. This is a strategic industry and should be supervised persons of high integrity, expertise, and competence in the field of finance.
He expressed objection to the plan Himbara OJK will collect dues. Gatot stressed, the position of the banking industry is overseen by the new institution. Thus, he argues, does not fit when OJK to collect a fee from the banks.
Chairman of State-Owned Banks (Himbara) Gatot M. Suwondo, objected when the Financial Services Authority collect dues from the banking industry.
"Fee-only is his baseball match. We're audited. They ngawasin us. Period of supervised paid to the ngawasin," said Gatot, in accordance menghadari public hearing (RDPU), in the House, Jakarta, Tuesday (29/5 / 2012).
"Just do not pick up fee of OJK banks because we are being watched," said Gatot.
"Even if there will be fees, dues will be no regulation on that later will get the endorsement (approval) from the government," he added.
"To ensure the effectiveness of the implementation of the tasks required OJK adequate financing and the budget must be so arranged that the OJK sourced from the national budget and the levy of the parties or the conduct of activities in the financial services sector," said Agus, in Jakarta, some time ago.
Agus also argued, in the early stages of formation and preparation of many OJK will be borne by the state budget. However, in the future, there should be a contribution from industry contributions.
Finance Minister, Agus Martowardojo OJK ever present budget execution will be sourced from the State Budget (Budget) and the levy of the parties conducting activities in the financial services sector. OJK is the budget shall require approval of the DPR-RI.
He expressed objection to the plan Himbara OJK will collect dues. Gatot stressed, the position of the banking industry is overseen by the new institution. Thus, he argues, does not fit when OJK to collect a fee from the banks.
Chairman of State-Owned Banks (Himbara) Gatot M. Suwondo, objected when the Financial Services Authority collect dues from the banking industry.
"Fee-only is his baseball match. We're audited. They ngawasin us. Period of supervised paid to the ngawasin," said Gatot, in accordance menghadari public hearing (RDPU), in the House, Jakarta, Tuesday (29/5 / 2012).
"Just do not pick up fee of OJK banks because we are being watched," said Gatot.
"Even if there will be fees, dues will be no regulation on that later will get the endorsement (approval) from the government," he added.
"To ensure the effectiveness of the implementation of the tasks required OJK adequate financing and the budget must be so arranged that the OJK sourced from the national budget and the levy of the parties or the conduct of activities in the financial services sector," said Agus, in Jakarta, some time ago.
Agus also argued, in the early stages of formation and preparation of many OJK will be borne by the state budget. However, in the future, there should be a contribution from industry contributions.
Finance Minister, Agus Martowardojo OJK ever present budget execution will be sourced from the State Budget (Budget) and the levy of the parties conducting activities in the financial services sector. OJK is the budget shall require approval of the DPR-RI.
Subscribe to:
Posts (Atom)